Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Membuat Surat Penawaran Harga Barang

Membuat Surat Penawaran Harga Barang

Surat penawaran harga barang sebagai surat yang diperuntukkan oleh penjual yang seterusnya disebutkan pihak pertama, ke atau konsumen atau satu perusahaan yang seterusnya disebut sebagai pihak ke-2 dengan arah supaya perusahaan atau konsumen itu bisa ketahui harga-harga barang yang ditawarkan atau beberapa barang yang diperlukan.

Sesudah pihak ke-2  menyepakati harga yang sudah ditawarkan, seterusnya akan dilaksanakan kerja sama dan persetujuan bersama. Jika sudah disepakati, perlu dibuat surat kesepakatan jual-beli yang berisi ketentuan-ketentuan tertentu sebagai dasar atau dasar yang perlu dilaksanakan dan ditaati saat lakukan jual-beli.

Surat penawaran harga barang ini harus dibikin sedetil kemungkinan supaya pihak konsumen bisa dengan gampang pahami dan memperoleh info yang komplet berkenaan barang yang ditawarkan itu.

Artikel ini akan mengulas berkenaan keterangan tiap pola dalam pengerjaan surat penawaran harga barang dan akan dilengkapi dengan misalnya.

1. Kepala Surat/Kop Surat

Untuk surat sah umumnya dilengkapai dengan kop surat. Kop surat umumnya berisi nama perusahaan beserta dengan alamt perusahaan itu. Kop surat umumnya dibarengi dengan simbol perusahaan yang disebut perusahaan yang tawarkan barang.

2. Tanggal Surat

Tanggal surat dibikin seperti umumnya dan berada di samping atas kanan. Tanggal surat ini harus dibarengi dengan tempat dan tanggal pengerjaan surat. 

Contoh: 

Palembang, 13 Agustus 2013

3. Alamat yang Dituju

Alamat tujuan dibuat dan ditujukan ke siapa surat itu dibuat, dalam masalah ini ialah perusahaan yang bakal dijajakan beberapa barang tertentu.

Contoh:

Ke Yth

Direktur PT. Maju Jaya

Di Jakarta

Alamat tujuan ini berada di samping atas kiri tetapi tidak sejajar dengan tanggal yakni ada sedikit bawah dari tanggal surat. 

Sering terjadi kekeliruan dalam pengerjaan alamat ini. Contoh pengerjaan alamat yang keliru semacam ini:

Ke Yth

PT. Maju Jaya

Di -

Jakarta

Dalam masalah ini terjadi pembelahan di antara kata "di" dengan "Jakarta". Sesuai ketentuan penulisan surat, ini jangan dilaksanakan. 

Disamping itu penujuan surat harus terang ke siapa, misalkan saja ke direktur atau kepala manejer perusahaan tertentu dan hal itu harus tercantum. Contoh penulisan yang betul bisa disaksikan pada contoh pertama.

4. Nomor, Hal dan Tambahan

Nomor, tambahan dan hal berada di bawah alamat tujuan. Nomor berisi nomor tertentu dan tahun yang dibikin oleh perusahaan yang tawarkan barang atau pihak pertama karena ini dibutuhkan untuk pengarsipan. 

Hal berisi tujuannya surat yang dalam masalah ini perihalnya ialah penawaran barang atau jasa. Dan yang terkahir ialah tambahan. Tambahan hanya memberikan jumlahnya arsip yang disertakan bersama surat itu.

5. Salam Pembuka

Salam dapat berbentuk perkataan salam yang kerap dipakai dalam islam yakni "assalamualaikum". Tetapi untuk surat penawaran barang ini umumnya hanya memakai salam "Dengan Hormat,". Penulisan ini janganlah lupa dibarengi pertanda koma diujung kata.

6. Isi Surat

Isi surat terdiri jadi tiga, yakni pembuka, isi dan penutup. Pembuka berisi mengenai perjumpaan perusahaan yang berkaitan yakni perusahaan yang tawarkan barang pada pihak yang dijajakan. 

Seterusnya isi sebagai pengutaraan berkenaan tujuan dan maksud surat itu, dan yang paling akhir ialah penutup. Penutup berisi keinginan supaya perusahaan yang dijajakan ingin lakukan kerja sama dan perkataan terima kasih.

7. Salam Penutup

Salam penutup berada pada bagian kanan bawah surat. Salam penutup harus stabil dengan pemakaian salam pembuka. 

Jika pada salam pembuka memakai "assalamualaikum", untuk salam penutupnya ialah "wassalamualaikum wr. wb", tetapi bila yang dipakai pada salam pembuka ialah "Dengan Hormat," yang dipakai untuk salam penutup ialah "Hormat Kami,".

8. Pertanda Tangan dan Nama Terang Pengirim

Tanda-tangan dan nama terang pengirim ditempatkan di bawah salam penutup.

Contoh:

Hormat Kami,

PT. Sukai Maju


Nurul Utari

Manejer Marketing

9. Tambahan

Tambahan sebagai poin penting pada suatu surat penawaran. Tambahan berisi detil dan keterangan barang yang bakal dijajakan dan harga.

Sesudah membuat surat penawaran, setelah itu pengerjaan tambahan yang umumnya berisi daftar harga dan detailnya. 

Contoh:

Nama Barang: Buku

Harga Barang per Unit: Rp 5.000,- sampai Rp 10.000,-

Info: Buku ini terdiri dari bermacam tipe seperti buku catat, buku jadwal, buku akuntansi, nota dan sebagainya. Ketebalan dan warna buku bisa juga disamakan berdasar keinginan dan tentu saja dengan harga yang berbeda.

Nama Barang: Netbook

Harga per Unit: Rp 3.500.000,-

Info: Netbook terdiri dari bermacam merk. Selainnya netbook ada notebook denga harga yang sedikit tambah murah. Netbook akan diperlengkapi dengan mouse, kipas, flash disk, mouse pad dan tasnya. 

Disamping itu harga ini telah terhitung penginstallan bermacam program komputer yang dapat disamakan dengan keperluan perusahaan yang berkaitan.

Nama Barang: Meja Catat

Harga Barang per Unit: Rp 600.000,-

Info: Besar meja ialah 1 m x 50 cm. warna dan design meja dapat disamakan dengan keinginan perusahaan yang berkaitan.

Sesudah terjadi persetujuan di antara pihak pertama dan ke-2 , umumnya dibikin surat kesepakatan jual-beli. Surat kesepakatan jual-beli ini berisikan data diri beberapa pihak yang berkaitan, selanjutnya berisi beberapa pasal. 

Pasal-pasal itu berisi beberapa aturan pemasaran dan konsumen. Beberapa aturan ini harus disetujui oleh kedua pihak yang. Ini dilaksanakan supaya tidak ada pelanggaran-pelanggaran dalam jual-beli yang sudah dilaksanakan.

Seterusnya surat kesepakatan jual-beli ini ditanda bereskan oleh ke-2 p iris ihak di atas materai dan sisaksikan oleh sebagian orang saksi. Nama saksi tercantum dalam surat ini.

Manfaat Surat Penawaran Harga

Surat penawaran harga barang yang umum disodorkan oleh pihak penjual pada pihak konsumen mempunyai peran yang cukup penting. 

Ini seperti info dari pihak penjual ke konsumen mengenai harga tiap barang yang bakal dipasarkan. Karena ada surat penawaran harga barang ini, transaksi bisnis sebuah jual beli akan kelihatan lebih trenasparan.

Disamping itu, pihak konsumen yang sekalian berperanan sebagai penjual, dapat memprediksi harga pada tiap barang yang nanti aka dipasarkan kembali. Dengan begitu, beberapa pihak yang turut serta pada proses jual beli tidak ada yang berasa dirugikan.

Selembar kertas yang berisi mengenai keterangan-keterangan memang mempunyai faedah yang lumayan besar. Dengan surat berisi info ini, sebuah transaksi bisnis atau aktivitas segera dapat jalan lebih lancar.

Pada intinya, tidak cuma surat info mengenai harga barang yang mempunyai faedah. Surat info kerja sampai surat info sakit mempunyai faedah. Surat info sakit misalkan. Surat itu berperan untuk menyampaikan kabar kondisi kesehatan seorang yang umumnya sedang tidak bagus.

Surat itu berperan sebagai penyampai info di antara seseorang sama orang yang lain.

Oleh karenanya, penting untuk ketahui struktural penulisan surat info terhitung surat info penawaran ini. Bila tidak, isi yang ada di surat info dapat amburadul dan tidak tersampaikan secara baik. 

Apabila sudah begitu, info yang semestinya bisa tersampaikan secara baik, akan percuma. Anda cuman akan mendapati selembar kerta tanpa arti apa saja.

Itulah info mengenai surat penawaran harga. Mudah-mudahan dapat menolong Anda dalam membudidayakan membuat surat sah secara benar, baik klasifikasi atau gaya bahasa.

Post a Comment for " Membuat Surat Penawaran Harga Barang"