-->

Ad Unit (Iklan) BIG

Biaya Pengemasan Barang Tinggi? Turunkan Dengan 7 Cara Berikut Ini

Post a Comment

Biaya Pengemasan Barang Tinggi? Turunkan Dengan 7 Cara Berikut Ini
image via freepik

Kemasan atau packaging produk Anda mungkin adalah salah satu faktor penting bagi kesuksesan perusahaan Anda yang tidak Anda ketahui. Selain menarik perhatian konsumen Anda dan melindungi produk Anda, kemasan produk juga dapat berdampak signifikan pada biaya logistik dan distribusi Anda.

Mengapa demikian? Karena banyak bisnis tidak terlalu memikirkan cara untuk meningkatkan produktivitas pengepakan mereka dengan mencoba merampingkan kemasan produk mereka karena mereka rata - rata hanya fokus  ke bagaimana cara unutk meningkatkan kapasitas produksi saja. 

Mereka mungkin saja telah menginvestasikan begitu banyak waktu dan usaha untuk membuat yang terakhir menjadi lebih efisien dan efektif, tanpa sekalipun memikirkan bagaimana cara mereka mengemas produk tersebut. 

Akibatnya, mereka mungkin saja akan menghabiskan lebih banyak uang daripada yang diperlukan jika kemasan produk mereka efisien. Untungnya, ada beberapa penyesuaian yang dapat Anda lakukan untuk memastikan perusahaan Anda tidak jatuh karena masalah kemasan ini.

Sebagai contoh misalnya, dengan beralih ke digital printing maka dapat menyimpan sejumlah besar uang dibandingkan dengan metode tradisional sebelumnya. Hal ini karena dalam jangka pendek, dan menengah akan lebih terjangkau untuk lini produk tertentu, yang membatasi kelebihan atau persediaan kemasan usang.

Biaya Pengemasan Barang Tinggi? Turunkan Dengan 7 Cara Berikut Ini
image via freepik

Sebuah paket redesign juga dapat memungkinkan Anda untuk mendapatkan keuntungan dari teknik pencetakan canggih yang mampu mengurangi biaya material. Misalnya dengan membeli Printer tertentu memiliki kemampuan untuk mencetak label langsung ke botol. Atau mengubah bentuk botol juga bisa memungkinkan lebih banyak produk untuk masuk ke dalam karton atau ke palet untuk mendapatkan tingkat efisiensi yang lebih besar.

Sebagai seorang Manajer atau Supervisor yang bertugas di lantai manufaktur dan produksi, tujuan Anda adalah untuk meningkatkan produktivitas dengan biaya yang lebih rendah selalu berada di bagian atas daftar prioritas Anda. 

Menurut beberapa analis, biaya pengiriman dan tenaga kerja serta kontrol persediaan adalah kontributor utama untuk menurunkan produktivitas dan meningkatkan biaya operasional. Sayangnya dalam analisis tidak disebutkan bagaimana dampak angka - angka tersebut, atau di bagian mana seharusnya untuk memulai perbaikannya. 

Dengan meninjau ulang proses pengemasan dan lini produksi secara keseluruhan, maka Anda dapat menemukan beberapa cara untuk mengurangi total biaya pengemasan yang akan berdampak pada jumlah tenaga kerja Anda sekaligus meningkatkan tingkat efektifitas dan efisiensi. 

Sebagai referensi, berikut ini adalah tujuh cara agar kemasan produk dapat berdampak positif pada efisiensi biaya pengemasan, antara lain:

1. Pemilihan Bahan

Sebuah pertanyaan sederhana untuk Anda. Kapan terakhir kali Anda meninjau ulang kemasan produk Anda? Apakah Anda menggunakan lebih banyak bahan kemasan daripada yang diperlukan untuk produk Anda? Apakah Anda telah menggunakan bahan yang ideal? 

Dengan pilihan bahan produk kemasan yang tersedia di pasaran dan alternatif  kemasan "Go Green" untuk memenuhi tuntutan pengecer besar dan konsumen pada umumnya, maka meninjau ulang kemasan produk Anda saat ini harus dipertimbangkan.

Packaging Go Green
image via freepik

Banyak produk Film Shrink tertentu dapat menangani produk berat yang sebelumnya memerlukan kemasan baki bergelombang. Melakukan perombakan atau Overhaul kemasan yang berbeda secara drastis dapat mengurangi biaya keseluruhan kemasan produk Anda. 

2. Otomatisasi Mesin Packaging

Proses Anda yang ada saat ini mungkin menghambat Anda dari produktivitas yang lebih besar dan mengurangi biaya pengemasan produk Anda. Hal ini tergantung pada bagaimana struktur lantai produksi Anda. Anda mungkin saja dapat mengurangi jumlah tenaga kerja yang diperlukan dengan melakukan otomatisasi beberapa (atau semua) proses pengemasan produk Anda.

Otomatisasi mesin packaging
image via freepick

Memang investasi di awal jika melakukan otomatisasi seringkali menjadi alasan pembuat keputusan untuk tetap menggunakan cara saat ini. Anda sebagai seorang Manager harus melakukan analisa biaya untuk pengadaan mesin otomatis tersebut. Hitung biaya tenaga kerja vs kecepatan pengembalian modal pembelian mesin dengan jawaban yang jelas kepada Manajemen perusahaan supaya mereka bisa melihat dari perspektif  jangka panjangnya.

Sebagai contoh, misalnya dengan menerapkan Sealer l-Bar otomatis dan menghilangkan posisi yang sebelumnya diperlukan untuk menyegel produk Anda dalam film secara manual, Anda berpotensi dapat menghemat uang dalam jumlah yang lumayan banyak  per tahun dan bisa mengembalikan modal pembelian mesin tersebut dalam jangka waktu satu tahun.

3. Kurangi Biaya Energi


Lampu LED
image via freepik

Dengan meninjau ulang penggunaan energi yang memerlukan biaya besar, Anda saat ini dapat beralih ke cara alternatif yang lebih hijau. Anda tidak hanya akan menghemat biaya utilitas secara keseluruhan, akan tetapi Anda juga dapat menghemat biaya pemeliharaan. 

Contoh kecil, mari kita lihat pencahayaan yang saat ini ada pada mesin Anda. Apakah Anda sudah beralih dari lampu neon ke retrofits LED? Anda dapat mengharapkan penghematan uang yang lumayan besar per tahun hanya dengan beralih dari lampu T8 yang sudah tua dengan lampu LED.

Cost recovery nya juga cepat karena rata - rata di bawah 3 tahun, dan  lampu LED tersebut dapat bertahan lebih dari 10 tahun sebelum penggantian ketika dinyalakan secara nonstop 12 jam per hari. 

Selain itu Anda juga bisa mempertimbangkan untuk beralih menggunakan mesin packaging pneumatik di bandingkan dengan mesin yang menggunakan silinder udara.

4. Pemeliharaan Preventif Mesin

ceklist preventive maintenance
image via freepik

Melakukan pemeliharaan preventif mesin Anda adalah salah satu cara untuk meningkatkan produktivitas dan meningkatkan uptime di fasilitas manufaktur. Menurut eMaint (emaint.com), banyak studi menunjukkan bahwa perusahaan menghabiskan sebanyak 80% dari waktu mereka untuk bereaksi terhadap masalah daripada melakukan perencanaan ke depan atau mencegah masalah itu terjadi. 

Jika Anda tidak memiliki program pemeliharaan preventif  untuk mesin kemasan Anda, maka Anda memungkinkan peluang terjadinya downtime yang tidak dijadwalkan yang mengakibatkan timbulnya biaya yang tidak direncanakan sebelumnya oleh Anda, dan ini jelas hal yang tidak baik untuk perusahaan.

5. Membeli Kemasan Dalam Jumlah Besar


Biaya Pengemasan Barang Tinggi? Turunkan Dengan 7 Cara Berikut Ini
image via freepik

Anda membeli bahan kemasan produk Anda berdasarkan pada apa yang diperlukan saja, tetapi jika Anda memiliki ruang yang tersedia cukup banyak,  Anda bisa membeli bahan kemasan dalam junmlah besar agar tidak kehilangan diskon yang di tawarkan oleh suplier. 

Namun penting untuk diingat bahwa material kemasan tertentu memiliki tanggal kedaluwarsa. Periksa dengan pemasok Anda untuk mengetahui berapa lama produk yang akan Anda beli bisa bertahan jika lama disimpan. 

Jika Anda akhirnya membeli lebih banyak untuk harga diskon tetapi berakhir dengan lebih banyak stok daripada yang dapat Anda gunakan dalam jangka waktu tertentu, Anda mungkin akan terjebak dengan barang tidak berguna (deadstock) yang menghabiskan ruang penyimpanan dan menambah biaya gudang Anda.

 Anda dapat menemukan diskon yang signifikan pada bahan kemasan Anda dengan memesan dalam jumlah besar, tetapi tetap harus di ingat bahwa meninjau kembali design kemasan perlu unutk Anda pikirkan.

6. Mengurangi Kerusakan


Damage packaging
image via freepik

Jika Anda melihat sejumlah besar produk Anda rusak sebelum sampai ke pengguna akhir atau pengecer, mungkin disebabkan karena cara packing barang yang salah atau itu merupakan sebuah tanda bahwa sudah layak waktunya bagi Anda untuk meninjau ulang kemasan produk Anda saat ini. Terlalu banyak resiko yang dipertaruhkan disini, dan itu lebih dari sekadar kerusakan barang Anda, yakni rusaknya reputasi Anda dimata  pelanggan Anda. Menentukan penyebab utama barang yang rusak dengan melakukan audit kerusakan yang tercatat selama tahun lalu kemudian melakukan redesign untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

Jika produk Anda rusak selama dalam pengiriman, ada beberapa hal yang perlu untuk dipertimbangkan. Anda mungkin perlu untuk meningkatkan gauge (ketebalan) dari plastik film stretch Anda jika produk berada di atas palet untuk durasi perjalanan yang panjang.

Verifikasi bahwa plastik film yang Anda akan gunakan kompatibel dengan mesin Anda saat ini. Beberapa plastik film tidak dirancang untuk jenis mesin tertentu. Dalam setiap kasus yang terjadi, itu akan menjadi bahan review untuk didiskusikan dalam rangka menemukan solusi agar masalah tersebut tidak terjadi lagi nantinya.

7. Outsource


Packaging Spesialis
image via freepik

Temukan langkah penghematan yang signifikan dengan menggunakan outsourcing kemasan Anda dengan Packager kontrak yang dapat menangani produk Anda dengan baik. Ketika Anda melakukan Outsource dengan Co-Packer yang memenuhi syarat, maka Anda tidak perlu lagi mengelola kemasan sama sekali, karena mereka akan menangani produk Anda mulai dari pengemasan untuk pengiriman.

Co-Packer yang baik akan menawarkan solusi turn-key untuk bisnis Anda dan akan mengelola tenaga kerja yang terlatih, ruang, dan persediaan untuk produk Anda. Co-Packer dapat mengambil proyek musiman atau selamanya untuk produk Anda di fasilitas mereka sendiri dengan biaya yang tetap. 

Ada lebih banyak cara yang dapat Anda lakukan yang dapat memberikan dampak positif pada produksi Anda, kemasan, dan biaya tenaga kerja tahun ini, tetapi menggunakan isu kemasan ini sebagai titik awal untuk memulainya adalah sebuah hal yang patut untuk dilakukan. 

Demikianlah ulasan artikel tentang Biaya Pengemasan Barang Tinggi? Turunkan Dengan 7 Cara Berikut Ini. Semoga bermanfaat untuk Anda.
Pujakesuma
Hi there, my name is Pujakesuma. I'm a blogger from Indonesia. I like travelling, blogging, reading a book, and listen to the music. Nama Saya Pujakesuma, Seorang blogger yang menyukai dunia Blogging, Travelling, Membaca dan Mendengarkan musik

Related Posts

Post a Comment

Subscribe To Our Newsletter