-->

Ad Unit (Iklan) BIG

Contoh Prosedur Pembuatan Voucher Produksi Di PPIC

Post a Comment
Contoh Prosedur Pembuatan Voucher Produksi Di PPIC

PPIC - Untuk menjamin bahwa proses kontrol dan mekanisme pembuatan voucher produksi di bagian PPIC, maka di perlukan adanya sebuah mekanisme penanganan yang jelas. Mekanisme tersebut perlu di bakukan dalam sebuah prosedur agar nantinya wewenang dan tanggung jawab antar divisi menjadi jelas.

Untuk mengatur hal tersebut maka perlu di tuangkan di dalam sebuah Prosedur kerja (SOP), agar menjadi resmi dan sah serta terdaftar dalam dokumentasi Manajemen Representatif (MR).

Di bawah ini kembali saya akan membuat sebuah contoh prosedur (SOP) mengenai pembuatan voucher produksi mengacu kepada Standar ISO 9001 : 2015 Klausul 8.4 Pengendalian Penyedia Proses, Produk dan Jasa.

Untuk di ketahui perbedaan antara standar ISO 9001 : 2015 jika di bandingkan dengan versi tahun sebelumnya adalah adanya tambahan klausul yang menitik beratkan pada performa indikator dan analisa dampak resiko.

Berikut ini adalah contoh prosedur yang ingin saya bagikan tersebut :


1.TUJUAN

Prosedur ini bertujuan untuk digunakan sebagai pedoman untuk pembuatan voucher produksi yang merupakan realisasi dari jadwal produksi.

2. RUANG LINGKUP

Prosedur ini menjelaskan aktifitas persiapan part yang dilakukan oleh admin produksi dan Gudang untuk kebutuhan Line Bare , Line Welding , Line Painting dan Final Assembling.

3. REFERENSI

3.1. ISO 9001 : 2015, Klausul 8.5.1 Pengendalian dan Penyediaan Jasa

4. DEFINISI

4.1. Voucher Produksi atau Picking List Production adalah lembaran sebagai permintaan kebutuhan sparepart untuk pelaksanaan proses produksi.

4.2. PPIC adalah singkatan dari Production Planning And Inventory Control

5. PERFORMA INDIKATOR

5.1. Kesesuaian waktu pembuatan voucher dengan jadwal produksi

5.2. Pembuatan voucher berdasarkan jadwal produksi yang update

6. DAMPAK RESIKO

6.1. Spare Part terlambat

6.2. Proses Produksi terlambat

7.RINCIAN PROSEDUR

7.1 Setelah Jadwal Produksi Bulanan terbit, maka admin Produksi akan menerbitkan Voucher Produksi  dengan sistem ERP sebelum proses produksi dilakukan sesuai dengan Instruksi Kerja Terbit Voucher.

7.2 Jika ada informasi perubahan jadwal produksi dari PPIC admin produksi harus membuat voucher produksi mengacu jadwal produksi terbaru. Jika voucher produksi sudah dicetak harus dilakukan penarikan kembali untuk diganti sesuai revisi jadwal terbaru.

7.3 Admin Produksi akan mencetak voucher tersebut dan meneruskannya kebagian gudang, agar bisa digunakan sebagai acuan persiapan pengiriman part ke area Produksi.

7.4 Bagian Gudang akan menandatangani Bukti Tanda Terima Voucher setelah menerimanya.

7.5 Selanjutnya bagian gudang akan melakukan persiapan pengiriman material sesuai Prosedur Persiapan, Pengeluaran dan Pengiriman Barang ke Produksi (Voucher).

7.6 Bagian Gudang melakukan transfer order sesuai Voucher yang akan dikirim.

8. LAMPIRAN

8.1 Formulir Jadwal Produksi Bulanan




8.2 Voucher Produksi




8.3 Tanda Terima Voucher Produksi




9. ALUR PROSES



Demikianlah contoh prosedur pembuatan voucher produksi di divisi PPIC. Semoga bermanfaat dan bisa jadi referensi untuk Anda semua.
Pujakesuma
Hi there, my name is Pujakesuma. I'm a blogger from Indonesia. I like travelling, blogging, reading a book, and listen to the music. Nama Saya Pujakesuma, Seorang blogger yang menyukai dunia Blogging, Travelling, Membaca dan Mendengarkan musik

Related Posts

Post a Comment

Subscribe To Our Newsletter