-->

Ad Unit (Iklan) BIG

Efek Dan Dampak Langsung Wabah COVID-19 Terhadap Jutaan Pekerja Supply Chain

Post a Comment

Jutaan Pekerja Supply Chain Terancam Nasibnya Akibat Wabah Covid-19

Di seluruh dunia jumlah pekerja yang bekerrja pada sektor supply chain jumlahnya mencapai sekitar 450.000.000 orang, dan banyak di antaranya yang saat ini menghadapi penurunan pendapatan atau resiko kehilangan pekerjaan sebagai akibat dari pandemi COVID-19 yang membuat situasi perekonomian dunia dipenuhi dengan ketidakpastian..

Banyak perusahaan di seluruh dunia telah menutup toko mereka, membatalkan pesanan mereka, dan menghentikan kegiatan produksi mereka. Industri garmen memang naik terutama perusahaan yang memproduksi peralatan APD dan masker, akan tetapi sektor bisnis yang lain seperti pertambangan, penerbangan, atau sektor - sektor yang lain menderita juga. Para pekerja dalam rantai pasokan ini adalah salah satu yang paling rentan dan paling terpengaruh oleh krisis akibat wabah COVID-19 ini

Jadi bagaimana perilaku perusahaan yang bertanggung jawab dalam melihat pandemi COVID-19 ini?

Perusahaan - Perusahaan yang telah terlanjur ditutup sementara ini telah menemukan cara untuk membayar pekerja mereka di sektor rantai pasokan. Sebagai contoh misalnya, para pemasok yang ada di Afrika Selatan dan Serikat pekerja tekstil di negara tersebut telah sepakat untuk menyepakati perundingan kolektif nasional yang membayar pekerja enam minggu penuh selama lockdown. 

Sebaliknya, banyak pemasok yang ada di Myanmar, Kamboja, dan Bangladesh telah menangguhkan pekerjaan tanpa membayar pekerja bahkan untuk pekerjaan yang sudah di selesaikan. Merek global yang bersumber dari pemasok di negara ini harus membayar pesanan yang sudah diselesaikan atau sedang berlangsung. Beberapa pengecer, termasuk H &M, telah melakukan ini untuk pemasok global mereka tetapi banyak orang lain telah meninggalkan pemasok mereka secara menggantung dan tidak ada kejelasan..

Sementara itu dimanapun lokasi pabrik atau tempat kerja lainnya yang masih terus beroperasi, maka kesehatan pekerja harus tetap dilindungi, termasuk melalui pengadaan peralatan pelindung diri (APD) seperti masker dan penyediaan hand sanitizer, social distancing, dan pengaturan jadwal kerja yang fleksibel. Para pekerja di seluruh rantai pasokan juga perlu untuk dapat mengambil cuti dengan dibayar ketika mereka sedang sakit atau untuk merawat kerabat mereka yang sakit.

Banyak perusahaan di dunia ini, termasuk juga di Indonesia yang terus berjuang agar bisa bertahan dalam krisis ini. Tetapi mereka tidak boleh melupakan tentang para pekerja di rantai pasokan mereka. Perusahaan harus melakukan apa yang mereka bisa lakukan untuk memastikan agar para pekerja mereka tetap aman dan terus memiliki pendapatan untuk dapat memberi makan keluarga mereka. 

Secara umum, perusahaan harus menggunakan situasi yang terjadi saat ini dengan meninjau rantai pasokan mereka dan memastikan bahwa mereka memiliki perlindungan yang lengkap bagi pekerja mereka, sejalan dengan standar internasional.

Itulah ulasan artikel tentang Dampak Pandemi COVID-19 Terhadap Jutaan Pekerja Supply Chain. Semoga bisa menginspirasi Anda.
Pujakesuma
Hi there, my name is Pujakesuma. I'm a blogger from Indonesia. I like travelling, blogging, reading a book, and listen to the music. Nama Saya Pujakesuma, Seorang blogger yang menyukai dunia Blogging, Travelling, Membaca dan Mendengarkan musik

Related Posts

Post a Comment

Subscribe To Our Newsletter