-->

Ad Unit (Iklan) BIG

Metode Penyusunan Barang Jadi Di Gudang Finish Goods

Post a Comment


Salah satu point penting dalam Warehouse Management System (WMS) adalah goods placement or storage Metod. Kalau dalam Bahasa Indonesia artinya kira – kira adalah Metode Penyimpanan barang. Mengapa penyimpanan barang perlu di atur di dalam Gudang ? Karena dengan penyimpanan yang baik dan tertata jelas maka akan mengefisienkan pekerjaan karyawan bagian Gudang sendiri. Selain itu dengan metode penyimpanan yang baik maka keselamatan barang – barang dan karyawan di bagian Gudang juga akan terjaga.

Dalam prosedur (SOP) bagian Gudang biasanya ada yang mengatur masalah penyimpanan barang ini. Di dalam prosedur tersebut di atur bagaimana seharusnya metode penyimpanan yang baik itu harus di lakukan, Ketentuan – ketentuannya, Cara penyusunan barangnya  dan juga Instruksi Kerja nya ( IK ).


Untuk memberikan gambaran kepada anda tentang ketentuan penyimpanan barang di Gudang, di bawah ini saya akan juga share tentang bagaimana cara penyusunan barang di Gudang Finish Good (FG) yang baik.

A. KETENTUAN

1. Penyusunan Barang Jadi di Gudang FG

Tipe Produk : Semua Tipe

Jenis Produk :  Semua produk jadi dari hasil produksi dan produk import (CBU)

Alat Ukur : Visual dan label

Jenis Bahan ( Material ) : Packaging dari karton dan peti dari kayu (plastik)

2. Tujuan :

Tujuan dari ketentuan penyusunan barang di gudang finish good ini adalah sebagai berikut :

1.Untuk menstandarkan susunan tumpukan barang jadi di gudang FG

2.Untuk menghindari kecelakaan kerja akibat penyusunan yang tidak rapih


3.Mengklasifikasikan barang jadi sesuai produk dan tipe untuk mempermudah

dalam pengambilan barang keluar.

B. RUANG LINGKUP

Seluruh barang jadi yang telah masuk  di Gudang FG

Contoh list barang

Ketiga point tujuan di atas merupakan point yang sangat penting dalam manajemen Gudang karena ada banyak keuntungan yang bisa di dapatkan jika ketentuan di atas bisa di jalankan dengan baik.  Sebagai contoh misalnya tentang standar susunan atau tumpukan barang. Keuntungannya adalah memudahkan dalam proses perhitungan stock opname karena dengan tumpukan barang yang sudah sesuai standar maka akan mampu mempercepat proses perhitungannya.

Kemudian keuntungan lain yang bisa di dapatkan adalah terhindar dari bahaya kecelakaan kerja misalnya kejatuhan barang dari rak yang tinggi yang di akibatkan karena susunan barang yang tidak rapih (miring). Khusus untuk material yang di atas rak, maka karyawan bagian Gudang secara bergantian mengecek posisi susunan barang di atas rak sesuai dengan jadwal piketnya. Jika pada saat melakukan pengecekan di temukan adanya susunan barang yang miring dan berpotensi untuk jatuh maka harus segera di perbaiki dan di betulkan.


Metode  Penyusunan Barang Jadi Di Gudang Finish Goods

image : pixabay

Selain itu adanya peraturan bagi karyawan di bagian Gudang untuk memakai helm pengaman ketika beraktifitas di dalam Gudang juga berfungsi untuk menjaga keselamatan karyawan dari bahaya atau resiko kejatuhan barang dari atas rak.

Demikianlah ketentuan cara  penyusunan barang di gudang FG. Agar ketentuan ini bisa di jalankan dengan baik maka sebaiknya ketentuan tersebut di atur dalam prosedur (SOP) Gudang finish good.

Semoga artikel ini berguna, bermanfaat dan bisa menambah wawasan anda tentang Warehouse Management System (WMS).

Terima kasih atas kunjungan anda ke blog saya.

Pujakesuma
Hi there, my name is Pujakesuma. I'm a blogger from Indonesia. I like travelling, blogging, reading a book, and listen to the music. Nama Saya Pujakesuma, Seorang blogger yang menyukai dunia Blogging, Travelling, Membaca dan Mendengarkan musik

Related Posts

Post a Comment

Subscribe To Our Newsletter